Semakin berkembangnya teknologi, maka semakin banyak pula hal baru yang muncul. Aspek kehidupan manusia juga menjadi mudah dengan hadirnya teknologi yang membantu pekerjaan sehari-hari, terutama komunikasi. Nenek moyang kita yang dulunya hanya bisa memanfaatkan dinding gua untuk menggambarkan peradabannya hingga kita sebagai manusia modern yang tidak bisa lepas dari gadget membuktikan betapa pesat dan majunya perkembangan teknologi komunikasi yang ada.
Komunikasi yang notabene mempengaruhi semua aspek kehidupan menjadi faktor paling penting untuk keberlangsungan peradaban manusia. Contohnya adalah di bidang pendidikan. Semakin berkembangnya teknologi, semakin banyak pula metode pembelajaran yang hadir di era digital dan modern seperti sekarang ini. Komunikasi dunia pendidikan yang dulunya hanya bisa dilakukan melalui interaksi secara langsung melalui tatap muka, kini bisa dilakukan dimana saja sesuai dengan metode pembelajaran yang digunakan sehingga membuat pembelajaran lebih adaptif. E-learning hadir sebagai metode pembelajaran adaptif yang merupakan bentuk inovasi teknologi di dunia pendidikan. Meskipun begitu, inovasi tidak hanya berhenti sampai di situ saja. Muncul yang namanya metode pembelajaran microlearning yang juga merupakan inovasi dari hadirnya teknologi.
Apa Itu Microlearning?
Metode pembelajaran microlearning adalah suatu metode yang dirancang dalam bentuk bite-sized atau potongan-potongan kecil dari modul yang ada. Biasanya, metode microlearning memanfaatkan video pendek, infografis, dan kuis atau game interaktif dalam pembelajarannya. Adapun, metode microlearning memiliki karakteristik berupa aksesibilitas yang mudah, interaktivitas yang tinggi, serta adaptif karena disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu.
Metode pembelajaran microlearning efektif digunakan baik di sekolah maupun perusahaan untuk melatih karyawannya. Efisiensi yang tinggi merupakan faktor utama kenapa metode pembelajaran adaptif ini cocok diterapkan. Aplikasi microlearning seperti FitAcademy bisa menjadi pilihan bagi kamu yang ingin menerapkan metode pembelajaran microlearning di sekolah maupun perusahaan kamu. Kamu bisa mendaftar sebagai siswa maupun kreator dalam aplikasi tersebut. Tentunya, terdapat perbedaan keuntungan yang diperoleh antara siswa dan kreator. Untuk lebih jelasnya kamu bisa klik di sini.
Bagaimana Perkembangan Teknologi Komunikasi di Dunia Pendidikan?
Perkembangan teknologi komunikasi memiliki pengaruh yang besar di bidang pendidikan. Banyak inovasi yang muncul dengan adanya perkembangan teknologi. Hal ini menjadikan proses belajar mengajar lebih menarik, efektif, dan efisien sehingga kualitas pendidikan juga akan meningkat. Hadirnya forum diskusi secara online baik melalui platform edukasi, blog, maupun media sosial membuat interaksi dengan satu sama lain menjadi mudah. Dengan begitu, pengutaraan pendapat ataupun pemberian feedback bisa dilakukan dan dilihat oleh banyak orang. Bahkan, dengan adanya media-media tersebut bisa memuncul jejaring komunitas baru berbasis internet yang dikenal sebagai internet society.
Microlearning Dalam Pendidikan
Microlearning yang merupakan produk dari perkembangan teknologi e-learning mulai masuk sebagai angin segar dalam proses belajar mengajar. Integrasi microlearning dalam pembelajaran bisa dilakukan dengan cara melakukan langkah-langkah berikut ini:
Riset kebutuhan pembelajaran: identifikasi kompetensi dan materi yang dibutuhkan
Integrasi dengan kurikulum: jadikan konten microlearning sebagai bagian dari kurikulum bukan sebagai penunjang saja
Pilih platform yang cocok: gunakan platform yang disesuaikan untuk pembelajaran microlearning seperti FitAcademy
Pelatihan instruktur/pengajar tentang microlearning
Buat konten bite-sized yang mudah dicerna dan dipahami
Evaluasi dan peningkatan: ketahui apa yang kurang dan perbaiki pada modul selanjutnya
Tantangan dan Peluang
Microlearning merupakan salah satu metode pembelajaran yang tergolong baru sehingga terdapat beberapa tantangan dalam menerapkan microlearning pada lembaga pendidikan. Tantangan tersebut antara lain:
Rendahnya kesadaran dan pemahaman terkait pembelajaran microlearning
Kurikulum yang terlalu padat mengakibatkan metode pembelajaran microlearning sulit untuk dimasukkan ke dalam kurikulum
Akses teknologi yang terbatas karena tidak semua sekolah memiliki fasilitas internet dan gadget yang memadai
Sulitnya membuat konten berkualitas yang sesuai dengan tujuan pembelajaran
Butuhnya kesinambungan dan kelanjutan akan konten-konten yang dibuat
Meskipun terdapat serangkaian tantangan yang harus dihadapi dalam pengintegrasian microlearning dalam pembelajaran tapi peluang dalam memperluas microlearning dan menggunakannya sebagai bagian dari proses belajar mengajar juga sangat besar. Diperlukan adanya kolaborasi dengan stakeholder baik dari aspek regulasi, pengembangan teknologi, maupun produksi konten sehingga metode yang satu ini dapat bekerja secara efektif.




